Posted by: lupinshot on: January 16, 2012
teruntukmu,
tuanku,
lelakiku,
pengeranku,
dan harapanku.
kenapa cinta itu tak datang 5 tahun yang lalu,
kau begitu dekat dengan ku,
begitu lekat dengan ku,
dengan begitu mungkin saja aku dapat sedikit meringankan penderitanmu 5 tahun ini,
dengan begitu mungkin saja saat ini aku tidak sedang sendirian bertumpu pada kaki cacatku,
dengan begitu mungkin saja hari esok ini akan secerah hari hari sebelumnya,
dengan begitu mungkin saja aku tidak harus merancang ulang mimpi mimpi ku [kita],
dengan begitu mungkin saja aku masih selalu berkeluh kesah dengan mu atas hari hari beratku,
dengan begitu mungkin saja kita, aku dan kamu masih melihat langit yang sama,
tuanku,
kau sedang apa?
ingin sekali ku tanyakan langsung padamu,
ingin sekali ku tau keadaanmu,
hanya doa yang selalu ku kirim untukmu,
lelakiku,
apa kau sudah bahagia?
hati dan cinta yang ku berikan sungguh menyiksamu,
maafkan aku membuatmu tak nyaman,
maafkan aku membuatmu tak bahagia saat bersamaku,
maafkan aku membuatmu berpura2 mencintaiku,
pangeranku,
apa kau sudah tidur malam ini?
aku belum bisa tidur,
selalu membayangkanmu memelukku dengan hangat dan erat,
ingin rasanya mati di pelukanmu saja,
harapanku,
bersamamu, mimpi dan harapan pernah terancang,
kau menggandengku dengan erat berjalan ke altar,
melahirkan anak anak yang lucu dan pintar untukmu,
memasakkan masakan kesukaanmu,
semuanya hanya untukmu,
yah,,semua untukmu,,
ya..harapan tinggal harapan,
aku yang tak pernah kau harapkan,
dan kau yang selalu ku harapkan,
yang tak bertemu pada titik yang sama,
sakit rasanya ketika mengetahui kau tak pernah mencintaiku,
sakit rasanya ketika kau katakan bahwa semua itu hanya untuk membayar pengorbananku,
tapi aku yang datang, aku yang mencarimu, dan aku tak pernah menyesal sedikitpun,
aku sangat bahagia ketika mencintamu,
aku sangat nyaman ketika bersamamu,
tak pernah ku rasakan kehangatan itu sebelumnya,
cinta yang ku tawarkan padamu benar tak bersyarat,
menawarkan segala ketulusan,
menawarkan segala penerimaan,
aku belum dapat melakukankan semua pintamu,
mungkin esok,
mungkin 1 minggu ke depan,
mungkin 1 bulan ke depan,
mungkin 1 tahun ke depan,
atau mungkin memang aku tak dapat melakukannya,
tuan,
yang selalu merajai hati ini,
setiap saat ku kirim doa untukmu,
agar benar kau bahagia,
agar benar kau sehat,
agar kau selalu sukses meraih mimpi,
~ aku akan tetap mencintaimu ~
~komen~